Pusingan Waktu

Pusingan Waktu

 

Detik terus melangkah
menyusuri waktu
setia, tanpa merungut.

Hari semalam terus menjadi imbauan silam lampau,
terasa baru seketika ia berlaku
hangat masih terasa, dingin masih berbekas
namun itu hanya khayalan.

Aku bagaimana?
Masih berada di takungan yang lama,
atau terus kehadapan walau setapak?
Berundur harap bukan ianya terjadi.

Taatnya engkau duhai masa
umur mudaku sudah engkau telan
menjadi tua bukan harapanku,
belum ada sumbanganku terhadap agama
kerana engkau sering ku biarkan berlalu pergi.

Nafas sudah dikerongkong
penyesalan terbayang di lubuk fikiran
dunia melambai pergi
alam barzakh menyambut datang
apa harus ku jawab kepada Penciptaku sekarang?

Aktivis ISMA India

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s