Duhai Hati

Bismillahirrahmanirrahim

Duhai hati
Duhai hati-hati di jari-jari Allah
Berterus teranglah
Saling percayalah
Berpadulah
Berkasih sayanglah
Kamulah hati-hati
yang sesungguhnya berkumpul
berikrar mendokong syariat Nya
Kamulah hati-hati
Yang memikul beban dakwahnya
Kamulah hati-hati
Yang pernah bersumpah
Untuk mengejar piala syahid
Di bumi ketandusan nilai Ilahi

Kami impikan nilai hidup bertuhankan Dia
Kami impikan tenang hidup bersuluhkan Al-Mubin
Kami mahukan roh hidup berbiah nubuwwah

Kapankah?
Mampukah?

Ya Allah
Kami mahu
Tapi kami tak mampu
Ya Allah
Kami rindu
Tapi sukar bersatu
Ya Allah
Kami perlu
Tapi kami tiada ilmu

Rindu dikelilingi suasana
Bilamana
Perhatian Allah dijadikan rebutan
Rindu dikelilingi suasana
Bilamana
Imbuhan manusia dipandang sepi
Rindu dikelilingi suasana
Bilamana
Allah, Allah dan Allah saja yang didamba-damba

Kata kakak
‘Dik… Tarbiyah bukan kerja mudah
Hasilnya bukan boleh kita lihat dalam setahun dua
Mungkin berpuluh-puluh tahun… Kita perlu bersabar…’

Kata abang
‘Dik… Kita perlu bina asas yang jitu…
Qaedah Sulbi… Perlu keras… Perlu kuat…
Ikut nabi kita… Nescaya kita bisa lihat sinar kesan tarbiyah’

Kakak… Abang…
Adik mahu
Adik rindu
Adik perlu
Tapi kadang-kadang adik keliru
Kemudian jadi tak menentu

Di bidang ini
Diri ibarat rebung baru tumbuh
Masih lembut lagi mudah dilentur-lentur
Tak kuat apatah gagah berdiri megah
Bisakah menanggung berat yang bertimpa-timpa?
Takut-takut, patah tak sempat menjadi buluh

Tapi… Kata kakak lagi
Semuanya bukan kerana usaha semata
Semuanya atas rahmat Allah

Rahmat Allah kakak?
Jadi… Kita berusaha
Namun cuma rahmat Allah yang menentukan

Adik nantikan rahmat Allah
Bila Dia kata
Kun
Maka kunlah kan?

Maknanya
Diakhirnya
Penamatnya
Kepada Allah jua diserah segala urusan

Maka
Duhai hati yang merindu
Duhai hati yang mahu
Duhai hati yang perlu

Nilai hubungan hati-hati kamu dengan tuhan kamu dahulu
Kerna di jariNya letak hati kita
Moga
Hati-hati ini
Bersatu, saling percaya, saling menguatkan, saling berkasih sayang
Atas rahmatnya
Agar tarbiyah
Jadi tak asing
Agar rindu ini
Seluruh umat mengerti dan turut merindu

Untuk hidup hanya untuk Allah Tuhan yang satu

Ameen

Siti Nur Syamimi Binti Asaad

Aktivis ISMA India

One response to “Duhai Hati

  1. Salam… share!đŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s